Buku

Di balik layar seorang software engineer, ada keyboard yang juga melahirkan cerita. Tiga buku yang lahir dari keresahan, refleksi, dan perjalanan panjang — ditulis bukan untuk menggurui, tapi untuk menemani.

📚
Cover Novel Sepatu Terakhir

👟 Sepatu Terakhir

Novel

Pak Marwan adalah seorang perajin sepatu ternama di Blitar. Tak sekedar ternama karena kualitas sepatunya, namun juga karena beliau merintis dan menjadikan kampungnya yang biasa menjadi sebuah industri sepatu.

Pak Marwan dahulu hanya anak tukang sol sepatu. Beranjak dewasa ia bekerja di pabrik sepatu, menjadi perajin sendiri, hingga merintis sebuah desa yang sepi menjadi kampung sepatu. Tak sekedar itu, pertemuan dan perceraian dengan istrinya pun tak lepas dari sepatu. Sepatu adalah hidup Pak Marwan itu sendiri. Sepatu adalah denyut nadinya.

Tak heran jika Alin — anak angkat Pak Marwan — sangat terkejut ketika ayahnya berkata bahwa ia ingin pensiun. Pak Marwan ingin berhenti membuat sepatu! Bersama tiga pegawai setia ayahnya, Alin berusaha membujuk, namun gagal. Akhirnya dibuatlah perjanjian: Pak Marwan baru boleh pensiun setelah membuat satu sepatu terakhirnya — sepatu terbaik, paling spesial, dan paling fenomenal yang pernah dibuat seumur hidupnya.

Maka dimulailah kisah perjalanan sepatu itu sendiri. Dari Mat Balon si tukang balon keliling yang miskin dan pelit, Pak Wakimin guru pejuang yang diasingkan di desa terpencil, hingga lika-liku seorang preman yang berubah jadi manajer restoran. Berhasilkah Alin menemukan alasan pensiun ayahnya yang sebenarnya?

📖 Baca Preview Gratis di Google Play Books
Cover Buku Sandal JepIT

📖 Sandal JepIT

27 esai

Di balik status 'gaji dobel dijit' dan foto kerja di kafe, ada realita yang tak pernah diunggah. Di balik jabatan mentereng, tersimpan rasa waswas akan gelombang PHK berikutnya. Sandal JepIT adalah kumpulan pengakuan jujur dari belakang panggung dunia kerja—sebuah perlawanan terhadap kepura-puraan yang sering kita temui di linimasa profesional.

Lahir dari tantangan #100HariMenulis, buku ini bukanlah buku motivasi megah, melainkan catatan harian yang membumi. saM Toni, seorang programmer dengan pengalaman belasan tahun, hadir sebagai jembatan yang menyeberangkan kita dari rumitnya dunia firewall dan framework ke hangatnya dunia pertemanan, rasa syukur, dan pencarian makna.

Ini bukan buku teknis. Ini adalah 27 cerita humanis yang lahir dari keyboard seorang 'anak IT'. Ditulis dengan gaya yang ringan, personal, dan sesekali jenaka — sebuah undangan untuk berjalan santai dengan "sandal jepit" dan melihat dunia dari perspektif yang lebih jujur.

📥 Download PDF Gratis
Lihat Daftar Esai (27)
Cover Buku Mengabadikan Pelangi

🌅 Mengabadikan Pelangi

17 esai

Pernahkah Anda merasa bahwa keindahan dan hikmah hanya bisa ditemukan dalam peristiwa-peristiwa besar? Buku "Mengabadikan Pelangi" mengajak Anda untuk melihat lebih dekat, bahwa keajaiban sering kali tersembunyi dalam kesederhanaan, sama seperti pelangi yang hanya terlahir dari perpaduan air dan cahaya.

Ini adalah edisi penerbitan ulang dari kumpulan tulisan inspiratif yang lahir dari pengalaman nyata penulis antara tahun 2005 hingga 2010. Setiap babnya adalah sebuah potret—sebuah cerita yang diabadikan agar maknanya tak lekang oleh waktu.

Temukan kisah-kisah yang menghangatkan hati: dari filosofi "Ilmu Gatotkaca" seorang sopir travel, pengabdian tulus "Dokter Lima Ribuan", hingga pelajaran profesionalisme dari seorang pengamen jalanan. Dengan narasi jujur dan reflektif, buku ini adalah teman bagi siapa pun yang ingin berhenti sejenak, merenung, dan kembali menemukan rasa syukur.

📥 Download PDF Gratis
Lihat Daftar Esai (17)